Geger Minyakkita di Jateng Berbau Solar, Bulog Jamin Minyakita di Wilayah Cianjur Aman Dikonsumsi

Berita, Cianjur2 Dilihat
banner 468x60

detakpublik,CIANJUR – Perum Bulog Kantor Cabang Cianjur memastikan seluruh produk Minyakita yang disalurkan melalui program bantuan pangan di Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, dan Kota Sukabumi dalam kondisi aman serta layak dikonsumsi.

Kepastian itu disampaikan menyusul mencuatnya kasus Minyakita yang diduga berbau solar di Provinsi Jawa Tengah.

banner 336x280

Kepala Perum Bulog Kantor Cabang Cianjur, Muhammad Azwar Fuad, mengatakan pihaknya langsung melakukan serangkaian pemeriksaan kualitas setelah muncul laporan terkait dugaan kontaminasi pada produk Minyakita di Jawa Tengah.

Menurut Azwar, seluruh produk yang bermasalah di daerah tersebut telah ditarik dari peredaran dan pihak produsen telah mengakui kesalahan serta bersedia mengganti produk yang terdampak.

“Intinya minyak yang bermasalah itu sudah ditarik semua dan pihak pabrik sudah mengakui kesalahannya serta bersedia mengganti. Insya Allah, wilayah Jawa Barat, khususnya Kabupaten Cianjur, Kabupaten Sukabumi, dan Kota Sukabumi aman dan layak dikonsumsi,” ujar Azwar, Senin (6/7/2026).

Azwar menjelaskan, Bulog Cianjur memang menerima pasokan Minyakita dari produsen yang sama. Namun, produk yang didistribusikan di wilayah kerjanya berasal dari batch yang berbeda dengan produk yang dilaporkan bermasalah di Jawa Tengah.

“Kebetulan kami juga menerima pasokan dari pabrik yang sama, tetapi batch yang masuk ke Cianjur berbeda dengan batch yang terpapar solar di Jawa Tengah,” katanya.

Sebagai langkah antisipasi, Bulog Cianjur melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap produk yang diterima. Pemeriksaan meliputi pengecekan visual, aroma, hingga uji goreng untuk memastikan kualitas minyak tetap sesuai standar.

“Kami melakukan uji goreng di kantor dan digunakan untuk konsumsi makan siang bersama. Alhamdulillah tidak ada indikasi Minyakita berbau solar, sehingga dapat dipastikan produk yang beredar di wilayah kerja Bulog Cianjur aman,” jelasnya.

Hingga saat ini, Bulog Cianjur juga belum menerima laporan maupun keluhan dari masyarakat terkait kualitas Minyakita yang disalurkan melalui program bantuan pangan.

“Tidak ada pengaduan dari masyarakat di Cianjur. Hal ini sejalan dengan hasil pemeriksaan kualitas yang sudah kami lakukan,” tuturnya.

Sebagai tindak lanjut, Direksi Bulog telah menginstruksikan seluruh kantor cabang untuk memperketat pengawasan mutu produk. Jika sebelumnya pemeriksaan hanya dilakukan secara visual dan memastikan kemasan tidak bocor, kini proses pengendalian mutu dilengkapi dengan uji goreng sebagai standar tambahan.

Selain itu, Bulog menerapkan sistem pemeriksaan berlapis. Produk diperiksa terlebih dahulu oleh tim pengendali mutu di pabrik sebelum dikirim, kemudian dilakukan pemeriksaan ulang saat tiba di gudang Bulog.

“Pengecekan sekarang dilakukan dua lapis, baik di pabrik maupun saat barang tiba di gudang. Selain memeriksa warna dan aroma, kini juga dilakukan uji goreng,” ungkap Azwar.

Ia berharap produsen semakin memperketat penerapan standar operasional prosedur (SOP) agar kejadian serupa tidak kembali terulang. Di sisi lain, Bulog bersama pemerintah daerah dan pemerintah desa akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat bahwa produk yang disalurkan telah melalui proses pemeriksaan yang ketat.

“Kami memastikan setiap produk yang didistribusikan sudah melalui tahapan pemeriksaan berlapis, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap kualitas Minyakita yang disalurkan di wilayah kami,” pungkasnya.

 

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *