Prioritas Pembangunan Infrastruktur, Bupati Cianjur Geser Anggaran Tangani Kerusakan Jalan Agrabinta yang Viral

Cianjur105 Dilihat
banner 468x60

detak publik. Id– Kondisi jalan rusak parah yang menghubungkan tiga desa di Kecamatan Agrabinta, Cianjur Selatan, mendapat perhatian serius dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur setelah keluhan warga menjadi viral di media sosial.

Bupati Cianjur, dr. Muhammad Wahyu Ferdian, mengakui bahwa pembangunan infrastruktur di wilayah selatan masih tertinggal dan menegaskan upaya percepatan perbaikan melalui skema pergeseran anggaran.

banner 336x280

Ruas jalan yang menghubungkan Desa Neglasari, Mulyasari, dan Bunisari di Agrabinta dilaporkan berada dalam kondisi memprihatinkan, bahkan nyaris menyerupai kubangan lumpur akibat puluhan tahun tidak tersentuh perbaikan. Keluhan yang diunggah masyarakat di media sosial mengenai akses vital ini dengan cepat menyebar dan menarik perhatian publik serta pemerintah daerah.

Keluhan masyarakat tersebut, mendapat respon Bupati Wahyu Ferdian yang menyatakan bahwa Pemkab Cianjur kini mengambil langkah konkret. Pihaknya mengakui keterbatasan infrastruktur di Cianjur Selatan dan berjanji untuk fokus pada pembenahan akses utama.

“Kami menyadari masih banyak infrastruktur yang belum memadai di wilayah selatan. Karena itu, kami melakukan langkah-langkah dengan pergeseran anggaran dari pos yang kurang berdampak langsung kepada masyarakat untuk dialihkan ke pembangunan jalan,” ujar Bupati Wahyu, Minggu (2/11/2025).

Bupati juga menyinggung peristiwa sebelumnya yang sempat viral, yakni kasus seorang ibu hamil yang terpaksa ditandu oleh warga melewati jalanan rusak. Insiden ini, menurutnya, menjadi perhatian serius dan pemicu utama bagi pemerintah daerah untuk segera memperbaiki akses jalan bagi masyarakat.

“Pemerintah akan terus berupaya membenahi kondisi infrastruktur, termasuk jalan yang menjadi akses utama warga,” tegasnya.

Di samping penanganan infrastruktur jalan, Bupati Wahyu Ferdian juga menyampaikan imbauan penting kepada masyarakat Agrabinta dan wilayah selatan Cianjur lainnya terkait potensi bencana.

Ia mengingatkan warga agar tetap waspada terhadap pergeseran tanah yang sering terjadi di kawasan tersebut. Bupati mengimbau agar masyarakat menempati zona aman dan tidak mendirikan permukiman di daerah yang rawan longsor untuk menghindari risiko bencana.(DJ)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *