Bulog Cianjur Matangkan Distribusi Bantuan Pangan, Setiap PBP Terima 20 Kg Beras dan 4 Liter Minyak

Berita, Cianjur18 Dilihat
banner 468x60

detakpublik, CIANJUR – Perum Bulog Cabang Cianjur menggelar rapat sosialisasi penyaluran bantuan pangan alokasi Februari–Maret 2026 yang berlangsung di Cianjur pada hari Selasa (31/3/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh berbagai unsur pemangku kepentingan guna memastikan kelancaran distribusi bantuan kepada masyarakat penerima..

Rapat yang dimulai pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin langsung oleh Pemimpin Cabang Bulog Cianjur, Yanto Nurdiyanto.

banner 336x280

Hadir dalam kegiatan tersebut jajaran karyawan Bulog, Dinas Pangan Kabupaten Cianjur, Dinas Sosial, aparat kecamatan, petugas TKSK, unsur TNI-Polri, Kejaksaan Negeri, serta perwakilan dari PT Jasa Prima Logistik.

Dalam sambutannya, Yanto Nurdiyanto menyampaikan bahwa rapat sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman teknis terkait mekanisme penyaluran bantuan pangan, sekaligus memastikan kesiapan administrasi yang harus dipenuhi oleh seluruh pihak terkait.

“Penyaluran bantuan pangan ini membutuhkan koordinasi yang kuat antarinstansi. Oleh karena itu, melalui sosialisasi ini diharapkan seluruh pihak memahami tugas dan fungsinya masing-masing,” ujarnya.

Ia menjelaskan, pada alokasi Februari–Maret 2026, jumlah Penerima Bantuan Pangan (PBP) di Kabupaten Cianjur mengalami peningkatan signifikan. Total penerima mencapai 403.673 PBP, atau naik sekitar 99,69 persen dibandingkan alokasi Oktober–November 2025 yang berjumlah 202.152 PBP.

“Peningkatan ini tentu menjadi tantangan tersendiri dalam proses penyaluran, sehingga diperlukan kesiapan dari seluruh stakeholder agar distribusi berjalan lancar,” tambahnya.

Dalam program bantuan pangan tersebut, setiap penerima akan memperoleh 10 kilogram beras dan 2 liter minyak goreng untuk setiap alokasi.

Karena penyaluran dilakukan untuk dua bulan sekaligus, maka masing-masing PBP akan menerima total 20 kilogram beras dan 4 liter minyak goreng.

Sementara itu, perwakilan dari Dinas Pangan Kabupaten Cianjur menekankan pentingnya ketepatan data dan validasi penerima bantuan agar penyaluran tepat sasaran.

Hal serupa juga disampaikan oleh aparat penegak hukum yang mengingatkan pentingnya pengawasan guna menghindari potensi penyimpangan di lapangan.

Dalam sesi diskusi, para peserta rapat juga membahas berbagai kendala yang mungkin terjadi saat proses distribusi, mulai dari kondisi geografis, kesiapan logistik, hingga kelengkapan dokumen administrasi.

Rapat ini menghasilkan kesepakatan bahwa seluruh pihak harus meningkatkan komunikasi dan koordinasi, terutama di tingkat lapangan. Sinergi antara Dinas Pangan, TKSK, aparat keamanan, pemerintah kecamatan, hingga pihak logistik dinilai menjadi kunci keberhasilan program ini.

Dengan adanya koordinasi yang solid, penyaluran bantuan pangan di Kabupaten Cianjur diharapkan dapat berjalan sukses, tepat waktu, dan tepat sasaran.

Rapat sosialisasi tersebut ditutup pada pukul 12.00 WIB dengan penegasan kembali komitmen seluruh pihak untuk mendukung kelancaran program bantuan pangan bagi masyarakat yang membutuhkan.*

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *