detakpublik, CIANJUR – Pemerintah Kabupaten Cianjur resmi mengawali penyusunan arah pembangunan tahun 2027 melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) yang digelar di Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Cianjur, Selasa (31/3/2026). Agenda tahunan ini menegaskan fokus daerah pada pemerataan infrastruktur dasar dan penguatan ketahanan pangan.
Sekretaris Daerah Cianjur, Ahmad Rifa’i Azhari, yang hadir mewakili Bupati Cianjur, menekankan bahwa Musrenbang bukan sekadar agenda formal, melainkan ruang strategis untuk menyinergikan kepentingan pembangunan lintas level pemerintahan.
“Forum ini menjadi titik temu antara aspirasi masyarakat dengan kebijakan pemerintah pusat dan provinsi, sehingga program yang disusun benar-benar menjawab kebutuhan daerah,” ujar Rifa’i, Selasa (31/3/2026).
Ia menegaskan, integrasi perencanaan menjadi kunci agar pembangunan berjalan efektif, terarah, dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida) Cianjur, Henry Ferdian Martin, menjelaskan bahwa penyusunan RKPD 2027 telah melalui tahapan berlapis sejak akhir 2025. Proses tersebut mencakup pendekatan teknokratik, partisipatif, serta kombinasi mekanisme top-down dan bottom-up.
Berdasarkan rekapitulasi hingga Maret 2026, terdapat ribuan usulan yang masuk ke dalam sistem perencanaan. Sektor perumahan dan kawasan permukiman mendominasi dengan 1.497 usulan, disusul sektor keuangan dan pembangunan desa sebanyak 258 usulan, serta pekerjaan umum dan tata ruang 143 usulan.
Selain itu, usulan yang bersumber dari kecamatan dan desa tercatat sebanyak 290 poin, sementara usulan hibah dan bantuan sosial mencapai 134 item.
Henry menyebut, dominasi usulan di sektor infrastruktur mencerminkan kebutuhan dasar masyarakat yang masih menjadi prioritas pembangunan daerah.
“Tingginya usulan pada sektor infrastruktur menunjukkan bahwa pemerataan pembangunan masih menjadi pekerjaan utama yang harus dituntaskan,” katanya.
Dalam perencanaan tahun 2027, Pemkab Cianjur mengusung tema “Pemerataan dan Pemantapan Infrastruktur Dasar, Layanan Publik, dan Pembangunan Ketahanan Pangan.” Tema ini dipilih untuk memperkuat posisi Cianjur sebagai salah satu daerah penopang pangan di Jawa Barat sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Menurut Henry, penguatan sektor pangan akan diintegrasikan dengan pembangunan infrastruktur pendukung serta peningkatan akses layanan dasar masyarakat.
Pemerintah daerah menargetkan seluruh tahapan penyusunan RKPD 2027 rampung pada pekan keempat Juni 2026. Dokumen tersebut nantinya menjadi pedoman utama dalam pelaksanaan pembangunan daerah.
Melalui forum ini, diharapkan tercapai kesepakatan lintas pemangku kepentingan terhadap prioritas pembangunan yang lebih terukur, inklusif, dan berkelanjutan guna mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Cianjur.














