Hadapi Risiko Kemarau, Cianjur Kaji Ulang Pola Tanam dan Perkuat Infrastruktur Irigasi

Berita, Cianjur13 Dilihat
banner 468x60

detakpublik, CIANJUR – Pemerintah Kabupaten Cianjur menyiapkan langkah terpadu untuk menghadapi potensi kekeringan pada musim kemarau mendatang. Upaya tersebut difokuskan pada penguatan jaringan irigasi serta penyesuaian strategi pertanian guna menjaga stabilitas produksi pangan.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Cianjur, Eri Rihandiar, menyatakan bahwa secara umum kondisi infrastruktur irigasi masih tergolong layak, meski sejumlah titik memerlukan perbaikan segera. Optimalisasi ini dinilai krusial untuk memastikan distribusi air tetap terjaga saat debit mulai menurun.

banner 336x280

“Pada kondisi normal, sekitar 79 persen lahan sawah di Cianjur sudah terairi. Namun menjelang kemarau, diperlukan langkah antisipatif agar pasokan air tetap stabil,” ujarnya, Jumat (24/4/2026).

Selain pembenahan fisik, pemerintah daerah juga menyiapkan kebijakan penyesuaian pola tanam sebagai langkah mitigasi jangka pendek. Selama ini, mayoritas petani masih bergantung pada komoditas padi sepanjang musim, sehingga rentan terhadap risiko kekeringan.

Eri menegaskan, regulasi perubahan pola tanam tengah disiapkan untuk mendorong petani beralih ke komoditas yang lebih adaptif terhadap keterbatasan air, seperti palawija. Kebijakan tersebut akan disesuaikan dengan prakiraan cuaca dan kondisi ketersediaan air di lapangan.

“Penyesuaian pola tanam ini bertujuan menekan potensi gagal panen sekaligus menjaga keberlanjutan produksi pertanian,” katanya.

Penyusunan regulasi dilakukan melalui pembahasan bersama Komisi Irigasi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan. Forum ini berperan dalam merumuskan kebijakan secara komprehensif, mulai dari aspek teknis pengairan hingga manajemen pertanian.

Melalui kombinasi rehabilitasi infrastruktur, kebijakan adaptif, dan koordinasi lintas sektor, Pemkab Cianjur berharap mampu memperkuat ketahanan pangan daerah serta meminimalkan dampak perubahan iklim terhadap sektor pertanian.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *