Heboh! Bayi Laki-laki Baru Lahir Dibuang Dalam Karung di Parit Pinggir Sawah di Cilaku

Berita, Peristiwa53 Dilihat
banner 468x60

detakpublik, CIANJUR — Warga Kampung Ciburial, Desa Sukasari, Kecamatan Cilaku, Kabupaten Cianjur, digemparkan oleh penemuan seorang bayi laki-laki yang masih hidup di dalam karung plastik di parit area persawahan, Senin (18/5/2026) pagi. Bayi yang diduga baru saja dilahirkan itu ditemukan dalam kondisi tali pusar masih menempel di tubuhnya.

Peristiwa tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 07.30 WIB oleh seorang buruh tani yang hendak membajak sawah menggunakan traktor. Saat berada di area persawahan, saksi mendengar suara tangisan bayi dari arah parit di pinggir sawah.

banner 336x280

Merasa curiga, saksi kemudian mendekati sumber suara dan menemukan sebuah karung plastik mencurigakan. Setelah dibuka, warga dikejutkan dengan keberadaan bayi laki-laki yang masih hidup di dalamnya.

Ketua RT 05/02 Kampung Ciburial, Deden Ahmad, mengatakan warga segera melaporkan penemuan tersebut kepada aparat kepolisian sebelum mengevakuasi bayi ke fasilitas kesehatan.

“Setelah menerima laporan warga, kami langsung berkoordinasi dengan Polsek Cilaku. Bayi kemudian dibawa ke Puskesmas Cilaku untuk mendapatkan penanganan medis,” ujarnya.

Kapolsek Cilaku, AKP Isep Sukana, membenarkan adanya penemuan bayi tersebut. Berdasarkan kondisi saat ditemukan, polisi menduga bayi sengaja dibuang tidak lama setelah dilahirkan.

“Bayi laki-laki itu ditemukan dalam kondisi masih hidup dengan tali pusar masih menempel. Saat ini bayi sudah mendapatkan penanganan medis dan kondisinya sehat,” kata Isep.

Menurutnya, tim medis di Puskesmas Cilaku telah melakukan penanganan awal, termasuk membersihkan dan memeriksa kondisi kesehatan bayi.

Sementara itu, pihak kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan memeriksa sejumlah saksi guna mengungkap pelaku pembuangan bayi tersebut. Kasus kini ditangani Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polres Cianjur.

“Penyelidikan masih terus berlangsung, termasuk menelusuri kemungkinan adanya warga yang mengetahui proses pembuangan bayi tersebut,” pungkasnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *