detakpublik, CIANJUR – Sebuah pohon berukuran besar tumbang di ruas Jalan Raya Puncak–Cianjur, tepatnya di Kampung Cangklek, Kecamatan Cugenang, Kabupaten Cianjur, Jumat (3/4/2026) sekitar pukul 14.40 WIB. Insiden yang dipicu cuaca ekstrem tersebut mengakibatkan satu orang pengendara sepeda motor meninggal dunia di lokasi kejadian.
Peristiwa terjadi saat hujan deras disertai angin kencang melanda kawasan tersebut. Kondisi cuaca yang memburuk memaksa sejumlah pengendara menepi dan berteduh di pinggir jalan. Namun, pohon besar yang berada di sekitar lokasi tiba-tiba roboh dan menimpa area tempat para pengendara berlindung.
Korban diketahui bernama Nazmudin (64), warga Desa Peuteycondong, Kecamatan Cibeber. Saat kejadian, korban tengah berteduh di sebuah warung di tepi jalan sebelum akhirnya tertimpa pohon.
Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Cianjur, AKP Aang Andi Suhandi, membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyatakan bahwa petugas segera dikerahkan ke lokasi begitu menerima laporan dari masyarakat.
“Benar, telah terjadi pohon tumbang di wilayah Cugenang saat hujan deras. Ukuran pohon cukup besar dan menimpa satu orang yang kemudian dinyatakan meninggal dunia,” ujarnya.
Petugas gabungan bersama relawan dan warga sekitar langsung melakukan proses evakuasi. Korban sempat dibawa ke RSUD Cianjur, namun berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Saksi mata di lokasi, Zia, menuturkan bahwa sebelum kejadian, kondisi cuaca sangat ekstrem dengan hembusan angin kencang disertai hujan lebat.
“Anginnya kencang sekali, hujan deras. Ada dua motor yang berteduh, satu langsung tertimpa dan meninggal,” ungkapnya.
Selain korban jiwa, insiden ini juga berdampak pada pengguna jalan lainnya. Sejumlah pengendara dilaporkan hanya mengalami luka ringan, sementara beberapa kendaraan mengalami kerusakan akibat tertimpa ranting.
Proses evakuasi material pohon dilakukan oleh petugas bersama instansi terkait, termasuk penanganan kabel listrik yang terdampak oleh pihak PLN. Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di jalur utama menuju kawasan Puncak sempat mengalami kemacetan cukup panjang.
Untuk mengurai kepadatan, petugas memberlakukan sistem buka-tutup arus hingga proses evakuasi selesai dan jalur kembali dinyatakan aman dilalui.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat berkendara, khususnya di tengah kondisi cuaca ekstrem yang berpotensi menimbulkan bencana hidrometeorologi seperti pohon tumbang, banjir, maupun longsor.

















