Meski Kemarau, Produksi Gabah Cianjur Capai 704.233 Ton, Pemkab Optimistis Target 1, 06 Juta Ton Tercapai

Berita, Cianjur110 Dilihat
banner 468x60

detakpublik, CIANJUR — Pemerintah Kabupaten Cianjur memperketat pemantauan sektor pertanian guna memastikan target produksi beras daerah tetap terjaga di tengah ancaman kemarau panjang. Sebagai salah satu lumbung pangan strategis Jawa Barat dan nasional, dinamika iklim musim ini menjadi tantangan utama keberlanjutan pasokan gabah.

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, dan Perkebunan (DTPHP) Kabupaten Cianjur mencatat realisasi produksi Gabah Kering Panen (GKP) hingga akhir Juni 2026 telah menembus 704.233 ton, atau setara 65 persen dari target tahunan sebesar 1.068.615 ton. Untuk Gabah Kering Giling (GKG), realisasi mencapai 577.401 ton atau 65,8 persen dari target 876.264 ton.

banner 336x280

“Melihat progres realisasi di lapangan, kami optimistis target produksi gabah tahun ini dapat tercapai secara optimal hingga akhir periode,” ujar Kepala Bidang Tanaman Pangan DTPHP Kabupaten Cianjur, Dandan Hendayana, Senin (18/8/2026).

Target produksi periode masa tanam Oktober 2025–September 2026 tersebut diproyeksikan dari total luas tanam 172.953 hektare dan luas panen 133.183 hektare. Hingga penutupan semester pertama, realisasi luas tanam telah menyentuh 149.899 hektare (86,67 persen), sedangkan luas panen terealisasi 87.402 hektare (65,62 persen).

Guna memitigasi risiko penurunan produktivitas akibat kekeringan, DTPHP terus memperkuat koordinasi dan pengawasan teknis di wilayah perairan rawan. Sektor pertanian tetap menjadi penopang utama ekonomi daerah sekaligus pilar kestabilan pasokan beras nasional.(Red

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *