detakpublik, CIANJUR — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur berencana merevitalisasi Pasar Muka menjadi kawasan perdagangan modern dengan menghadirkan fasilitas hiburan, kuliner, dan ruang usaha bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Meski pengerjaan renovasi melibatkan pihak ketiga, pengelolaan pasar dipastikan tetap berada di bawah kendali pemerintah daerah melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pasar Muka.
Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perdagangan dan Perindustrian (Diskumdagin) Kabupaten Cianjur, Budhi Rahayu Toyib, mengatakan keterlibatan pihak ketiga difokuskan pada pengerjaan fisik revitalisasi, bukan pengalihan pengelolaan pasar kepada swasta.
“Meski mengusung konsep pasar modern dan melibatkan pihak ketiga dalam pengerjaan renovasinya, pengelolaan Pasar Muka tetap berada di bawah kendali UPTD Pasar Muka,” ujar Budhi, Minggu(18/10/2026).
Ia menjelaskan, Pasar Muka merupakan aset milik Pemkab Cianjur. Karena itu, penunjukan pihak ketiga untuk mengerjakan renovasi akan dilakukan sesuai ketentuan pengadaan barang dan jasa (PBJ), dengan mengedepankan transparansi dan akuntabilitas.
Modernisasi Pasar Muka diarahkan untuk meningkatkan daya tarik pasar sekaligus memperluas fungsi kawasan tersebut. Pasar tidak hanya menjadi tempat transaksi kebutuhan sehari-hari, tetapi juga diharapkan berkembang menjadi ruang aktivitas ekonomi yang mampu menjangkau lebih banyak segmen masyarakat.
Salah satu fokus penataan adalah area bekas Ramayana di lantai dua dan lantai atas. Kawasan tersebut direncanakan dilengkapi sejumlah fasilitas penunjang, mulai dari bioskop mini (mini cinema), kedai kopi (coffee shop), hingga area pemasaran produk UMKM lokal.
Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat meningkatkan kunjungan masyarakat, terutama kalangan muda dan keluarga, sekaligus membuka peluang usaha baru bagi pelaku UMKM di Cianjur.
Di sisi lain, konsep modernisasi ini menjadi upaya untuk meningkatkan daya saing pasar tradisional di tengah perubahan pola konsumsi masyarakat. Integrasi fasilitas perdagangan, kuliner, hiburan, dan ruang usaha diharapkan menciptakan aktivitas ekonomi yang lebih beragam.
Dengan rencana revitalisasi tersebut, Pemkab Cianjur berharap Pasar Muka dapat berkembang menjadi pusat perdagangan yang lebih representatif tanpa kehilangan fungsi utamanya sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Namun, realisasi konsep tersebut masih bergantung pada tahapan renovasi dan penyiapan fasilitas sesuai perencanaan pemerintah daerah.


















