Rem Diduga Bermasalah, Bus Marita Tabrak Truk dan Masuk Parit di Cugenang, 20 Penumpang Luka

Berita, Peristiwa46 Dilihat
banner 468x60

detakpublik, CIANJUR — Kecelakaan tunggal melibatkan bus antarkota jurusan Cianjur–Kampung Rambutan terjadi di Jalan Raya Puncak-Cianjur, Desa Cibereum, Kecamatan Cugenang, Kamis (21/5/2026) sekitar pukul 11.30 WIB. Bus Marita tersebut diduga mengalami gangguan pengereman sebelum menabrak truk engkel yang tengah parkir di bahu jalan dan akhirnya terguling ke dalam parit.

Peristiwa itu menyebabkan sedikitnya 20 penumpang mengalami luka ringan. Seluruh korban langsung dievakuasi petugas gabungan ke Puskesmas Cijedil untuk mendapatkan penanganan medis.

banner 336x280

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bus melaju dari arah Bogor menuju Cianjur melalui jalur menurun dan berkelok di kawasan Cugenang. Sejumlah penumpang mengaku telah mencium bau hangus sejak kendaraan berada di wilayah Ciawi, Bogor, yang diduga berasal dari sistem pengereman.

Saat memasuki turunan panjang, laju kendaraan disebut mulai tidak terkendali. Sopir kemudian mengambil langkah darurat dengan mengarahkan bus ke sisi kiri jalan untuk menghindari risiko kecelakaan yang lebih fatal. Namun kendaraan justru menghantam truk engkel yang sedang terparkir sebelum akhirnya terbalik di parit tepi jalan.

Salah seorang penumpang, Hidayat (55), mengatakan kondisi bus sudah terasa tidak normal sejak awal perjalanan melewati kawasan Puncak.

“Dari Ciawi sudah tercium bau seperti kampas terbakar. Pas masuk turunan bus mulai goyang dan sulit dikendalikan, lalu terdengar benturan keras,” ujarnya.

Kanit Gakkum Satlantas Polres Cianjur IPDA Ahmad Priyo Gunawan menyampaikan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun polisi masih melakukan pendataan korban serta penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan.

“Korban sementara sekitar 20 orang mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan penanganan medis. Dugaan awal karena gangguan pada sistem pengereman, tetapi penyebab pastinya masih dalam penyelidikan,” katanya.

Petugas kepolisian bersama tim evakuasi sempat melakukan penanganan intensif di lokasi untuk mengevakuasi korban dan kendaraan. Proses tersebut menyebabkan arus lalu lintas di Jalur Puncak-Cianjur mengalami kepadatan di kedua arah selama beberapa jam.

Hingga siang hari, proses evakuasi bangkai bus masih berlangsung dengan pengamanan ketat dari aparat kepolisian guna memastikan kelancaran arus kendaraan dan keselamatan pengguna jalan lainnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *