Satu Keluarga di Cianjur Keracunan Jamur Liar, Dua Korban Sempat Kritis

Berita, Peristiwa102 Dilihat
banner 468x60

detakpublik – Insiden keracunan pangan menimpa satu keluarga di Kampung Sela, Desa Mekarsari, Kecamatan Cikalongkulon, Kabupaten Cianjur. Sebanyak empat orang harus dilarikan ke RSUD Sayang Cianjur setelah mengonsumsi jamur liar hasil memetik dari kebun pada Kamis (22/1/2026).

Para korban yang diidentifikasi sebagai Yanto, Wahyu Saripudin, Imas Kusmiati, dan Yani Nurhayati, sempat mendapatkan penanganan darurat di Puskesmas setempat sebelum akhirnya dirujuk ke RSUD untuk tindakan medis lebih intensif.

banner 336x280

Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yurikho Hadi, menjelaskan bahwa peristiwa ini bermula saat salah satu anggota keluarga membawa pulang satu ember jamur liar dari kawasan pegunungan. Meski sempat muncul keraguan mengenai keamanan jenis jamur tersebut, keluarga memutuskan untuk mengolahnya menjadi hidangan tumis.

“Hidangan tersebut dikonsumsi bersama sekitar pukul 15.00 WIB. Hanya berselang 30 menit pasca-konsumsi, para korban mulai menunjukkan gejala klinis keracunan,” ujar Alex.

Para korban mengalami gejala mual dan muntah hebat disertai pusing dan keluarnya keringat dingin berlebih serta gangguan pencernaan akut hingga diare.

Setibanya di IGD RSUD Cianjur menggunakan ambulans desa, tim medis langsung melakukan klasifikasi kondisi pasien. Berdasarkan observasi awal, dua dari empat korban sempat dinyatakan masuk dalam zona nerah karena mengalami kondisi kritis dan membutuhkan penanganan segera, sementara dua lainnya berada dalam kondisi stabil.

“Kami mengonfirmasi bahwa ini murni kasus keracunan jamur. Hingga saat ini, satu pasien sudah diperbolehkan pulang, dua orang dalam masa pemulihan, dan satu lainnya masih memerlukan pemantauan khusus di bawah pengawasan tim medis,” tambah Alex.

Pihak kepolisian menekankan bahwa insiden ini menjadi pengingat bagi warga untuk tidak sembarangan mengonsumsi tanaman liar, terutama di musim hujan saat pertumbuhan jamur liar meningkat pesat.

“Masyarakat harus lebih selektif dan edukatif terhadap bahan pangan dari alam. Beberapa jenis jamur memiliki toksin yang sangat kuat dan sulit dibedakan secara kasat mata dari jamur konsumsi pada umumnya,” pungkasnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *