Baru I Semester, Pajak Reklame Cianjur Tembus Rp2,3 Miliar, Capai 67 Persen dari Target Tahunan

Berita, Cianjur37 Dilihat
banner 468x60

detakcianjur,CIANJUR – Kinerja penerimaan pajak daerah Kabupaten Cianjur hingga pertengahan tahun 2026 menunjukkan tren yang cukup menggembirakan. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Cianjur mencatat realisasi pendapatan pajak daerah telah mencapai Rp179 miliar atau 41,72 persen dari target tahunan sebesar Rp429,5 miliar.

Dari berbagai jenis pajak yang dikelola, sektor Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) serta Pajak Reklame menjadi penyumbang dengan tingkat realisasi tertinggi hingga akhir Juni 2026.

banner 336x280

Berdasarkan data Bapenda, Pajak MBLB menempati posisi teratas dengan capaian Rp616 juta atau 79,36 persen dari target Rp776 juta. Sementara itu, Pajak Reklame berada di posisi kedua dengan realisasi Rp2,3 miliar atau 67,04 persen dari target sebesar Rp3,4 miliar.

Kepala Bidang Pendataan dan Penetapan Bapenda Kabupaten Cianjur, Lucky Hermansyah, menjelaskan tingginya capaian sektor reklame dipengaruhi pola pembayaran yang mayoritas dilakukan pada awal tahun.

Menurutnya, reklame permanen seperti papan nama toko dan media promosi usaha umumnya dikenakan pembayaran pajak tahunan yang dilunasi pada Januari hingga Februari untuk masa berlaku satu tahun ke depan.

“Karena mekanisme pembayarannya dilakukan di awal masa pajak, kontribusi penerimaan dari sektor reklame biasanya cukup besar pada semester pertama,” ujar Lucky, Kamis(25/6/2026).

Selain reklame permanen, penerimaan juga ditopang oleh reklame insidental seperti baliho, spanduk, umbul-umbul, dan media promosi kegiatan yang masa tayangnya relatif singkat. Berbeda dengan reklame tahunan, pembayaran pajak untuk jenis ini berlangsung sepanjang tahun sesuai durasi pemasangan.

Lucky menuturkan, meningkatnya aktivitas promosi serta penyelenggaraan berbagai kegiatan dan event turut memberikan dampak positif terhadap penerimaan pajak reklame. Seluruh media promosi yang telah mengantongi Izin Penyelenggaraan Reklame (IPR) tetap dikenakan kewajiban pajak sesuai regulasi yang berlaku.

Meski realisasi pajak daerah baru mencapai sekitar 42 persen dari target tahunan, Bapenda optimistis capaian tersebut akan terus meningkat pada semester kedua. Sejumlah sektor pajak lainnya dinilai masih memiliki ruang pertumbuhan yang cukup besar untuk mendukung pencapaian target pendapatan daerah hingga akhir tahun.

“Masih ada waktu enam bulan ke depan untuk mengoptimalkan seluruh potensi penerimaan. Kami yakin realisasi pajak daerah akan terus bertambah dan target yang telah ditetapkan dapat dicapai,” kata Lucky.

Optimisme tersebut sejalan dengan upaya intensifikasi dan ekstensifikasi pajak yang terus dilakukan pemerintah daerah guna memperkuat kapasitas fiskal daerah serta mendukung pembiayaan program pembangunan di Kabupaten Cianjur

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *