Cianjur Kejar Target Investasi Rp3,78 Triliun, Semester I Baru Terkumpul Rp1,33 Triliun, DPMPSTP Optimis Terkejar

Berita, Cianjur15 Dilihat
banner 468x60

detakpublik, CIANJUR — Penanaman modal asing (PMA) masih menjadi tumpuan utama penyerapan investasi di Kabupaten Cianjur. Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Cianjur mencatat, realisasi investasi pada semester I 2026 menembus Rp1,33 triliun atau setara 35,2 persen dari target tahunan sebesar Rp3,78 triliun.

PMA menyumbang porsi dominan hingga Rp1,09 triliun (82 persen), sementara penanaman modal dalam negeri (PMDN) baru terealisasi Rp240 miliar (18 persen). Dari total investasi yang masuk sepanjang paruh pertama tahun ini, sebanyak 2.921 tenaga kerja lokal berhasil terserap.

banner 336x280

Kepala DPMPTSP Kabupaten Cianjur, Suferi Faizal, mengungkapkan bahwa sektor industri pengolahan menjadi motor penggerak utama ekonomi daerah. Sektor ini membukukan nilai investasi tertinggi sekaligus menyerap tenaga kerja terbanyak.

“Memang berdasarkan klasifikasinya, untuk PMA realisasinya pada semester pertama sebesar Rp1,09 triliun atau 82 persen, sedangkan PMDN sebesar Rp240 miliar atau 18 persen,” kata Suferi, Senin (14/9/2026).

Sektor industri pengolahan menjadi motor utama investasi Cianjur. Sepanjang semester I 2026, sektor tersebut mencatat 204 Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) dengan nilai investasi mencapai Rp1,085 triliun.

Nilai tersebut sekaligus menjadi kontribusi terbesar dibandingkan sektor usaha lainnya. Industri pengolahan juga menyerap 1.674 tenaga kerja, atau lebih dari separuh total tenaga kerja yang terserap dari realisasi investasi semester pertama.

Sektor jasa keuangan dan asuransi berada di urutan berikutnya dengan 41 LKPM. Nilai investasi sektor ini mencapai Rp60,265 miliar dengan penyerapan 40 tenaga kerja.

Kemudian sektor pertambangan dan penggalian mencatat 52 LKPM dengan investasi Rp54,975 miliar serta menyerap 38 tenaga kerja.

Sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan membukukan 187 LKPM dengan nilai investasi Rp44,075 miliar dan menyerap 237 tenaga kerja.

Sementara sektor real estate mencatat 150 LKPM dengan nilai investasi Rp32,637 miliar serta penyerapan 17 tenaga kerja.

Secara keseluruhan, realisasi investasi semester I mencapai Rp1,33 triliun dengan penyerapan 2.921 tenaga kerja.

Target Investasi Melonjak

Tantangan mengejar target tahun ini semakin besar karena pemerintah daerah menaikkan target investasi secara signifikan.

Pada 2025, target investasi Cianjur berada di kisaran Rp1,9 triliun. Tahun ini target tersebut ditetapkan menjadi Rp3,78 triliun.

Dengan realisasi baru 35,2 persen hingga semester I, DPMPTSP Cianjur harus mendorong tambahan investasi sekitar Rp2,45 triliun agar target tahunan tercapai.

Suferi tetap optimistis target tersebut dapat dikejar pada semester II dengan menjaga iklim investasi tetap kondusif.

“Tahun lalu targetnya sekitar Rp1,9 triliun. Memang tahun ini naik menjadi Rp3,78 triliun. Kami optimistis target yang ditetapkan bisa tercapai,” pungkasnya.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *