Dampak Kemarau, Debit Sungai Cisokan Menyusut: Pasokan Air Perumdam Tirta Mukti Cianjur Terganggu

Berita, Cianjur103 Dilihat
banner 468x60

detakpublik, CIANJUR — Musim kemarau mulai menekan ketersediaan air baku di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat. Menyusutnya debit Sungai Cisokan berdampak langsung terhadap kelancaran distribusi air bersih Perumda Air Minum (Perumdam) Tirta Mukti, terutama bagi pelanggan di wilayah pelayanan Kantor Cabang Ciranjang dan sekitarnya.

Direktur Utama Perumdam Tirta Mukti Kabupaten Cianjur, Syamsul Hadi, mengatakan penurunan debit air disertai pendangkalan sungai membuat material pasir di dasar aliran menutup area mesin penyedot atau intake. Kondisi tersebut menghambat proses pengambilan air baku untuk selanjutnya diolah menjadi air bersih.

banner 336x280

“Kondisi sungai makin dangkal sehingga pasir di dasar menutup mesin intake. Hal inilah yang membuat pasokan air bersih ke pelanggan saat ini terganggu. Kami memohon maaf kepada masyarakat, khususnya di wilayah Ciranjang dan sekitarnya,” ujar Syamsul, Senin (18/8/2026).

Menurut Syamsul, gangguan tersebut menjadi konsekuensi teknis dari menurunnya debit sumber air baku selama periode kemarau. Kendati demikian, Perumdam Tirta Mukti memastikan upaya penanganan terus dilakukan untuk mempertahankan kontinuitas pelayanan kepada pelanggan.

Petugas secara berkala melakukan penanganan terhadap material endapan di sekitar area intake agar proses pengambilan air baku tetap dapat berjalan. Selain itu, perusahaan juga melakukan pemeliharaan terhadap jaringan perpipaan dan fasilitas pendukung di sejumlah wilayah pelayanan.

Perbaikan jaringan tersebut tidak hanya ditujukan untuk mengatasi gangguan yang terjadi, tetapi juga sebagai bagian dari upaya meningkatkan keandalan sistem distribusi serta menekan potensi kebocoran air.

Syamsul menegaskan, secara umum dampak kemarau terhadap pelayanan air bersih di Kabupaten Cianjur masih dapat dikendalikan. Distribusi kepada pelanggan di sebagian besar wilayah masih relatif berjalan normal.

“Sejauh ini dampak kemarau masih bisa kita atasi dan pelayanan pasokan air relatif lancar. Perbaikan fasilitas pendukung yang kami lakukan semata-mata demi meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” katanya.

Di tengah kondisi tersebut, Perumdam Tirta Mukti mengimbau pelanggan menggunakan air secara efisien dan tidak berlebihan. Penghematan konsumsi dinilai penting untuk menjaga ketersediaan air di tengah menurunnya debit sejumlah sumber air baku.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *