Jalur Kereta Api Sempat Terdampak Longsor, Kini Perjalanan KA Siliwangi Kembali Normal

Berita, Cianjur16 Dilihat
banner 468x60

detakpublik, CIANJUR – PT Kereta Api Indonesia (Persero) (KAI) Daerah Operasi 2 Bandung memastikan jalur kereta api di petak Cibeber–Lampegan, Kabupaten Cianjur, kembali beroperasi normal mulai Senin (20/4/2026) pukul 12.30 WIB, setelah sempat terganggu akibat gogosan atau tergerusnya tanah penyangga rel.

Gangguan terdeteksi pada Minggu (19/4) sekitar pukul 19.55 WIB di Km 73+900. Hujan dengan intensitas tinggi sejak siang hari memicu penurunan kestabilan tanah di bawah jalur, sehingga berpotensi membahayakan keselamatan perjalanan kereta.

banner 336x280

KAI bergerak cepat dengan menerjunkan ratusan petugas dari sejumlah wilayah operasi, termasuk Padalarang, Cianjur, hingga Lampegan. Penanganan difokuskan pada penguatan struktur dan pemadatan tanah di titik terdampak guna memastikan lintasan kembali aman dilalui.

Humas KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyatakan jalur telah dinyatakan laik operasi setelah melalui pemeriksaan teknis. “KA Siliwangi nomor 343 menjadi rangkaian pertama yang melintasi lokasi setelah perbaikan selesai dan dinyatakan aman,” ujarnya kepada awak media, Senin (20/3/2026).

Dampak gangguan tersebut sempat memaksa KAI melakukan pembatalan parsial terhadap tiga perjalanan pada Senin pagi, yakni KA 342 relasi Sukabumi–Cianjur, KA 341 relasi Cianjur–Sukabumi, serta KA 344 relasi Sukabumi–Cianjur.

Sebagai bentuk perlindungan konsumen, KAI memberikan pengembalian biaya tiket (refund) secara penuh kepada penumpang terdampak. Proses klaim dapat dilakukan hingga 7×24 jam sejak jadwal keberangkatan di stasiun terkait.

Dengan rampungnya penanganan, operasional kereta api di lintas tersebut kini kembali normal. KAI menegaskan komitmennya untuk terus mengutamakan keselamatan perjalanan serta mengimbau masyarakat agar memantau informasi terkini melalui kanal resmi perusahaan.(DJ)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *