Kebakaran Gunung Gede Tembus 20 Hektare, Pemkab dan Polres Cianjur Perketat Kesiapsiagaan

Berita, Cianjur45 Dilihat
banner 468x60

detakpublik,CIANJUR — Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di kawasan Gunung Gede, Kabupaten Cianjur, Jawa Barat, kian meluas hingga mencapai sekitar 20 hektare. Mengantisipasi sebaran titik api yang berpotensi memburuk di tengah puncak musim kemarau dan ancaman fenomena El Nino, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Cianjur bersama jajaran TNI-Polri resmi meningkatkan status kesiapsiagaan penuh.

Bupati Cianjur, Wahyu Ferdian, menegaskan bahwa cuaca ekstrem akibat El Nino yang tergolong kuat memicu kerentanan tinggi terhadap pemicu api alami maupun aktivitas manusia. Sebagai langkah antisipasi, personel gabungan dan armada pemadam kebakaran kini ditempatkan di titik-titik rawan secara bergantian.

banner 336x280

“Kami menyiagakan personel dari berbagai elemen untuk mengantisipasi munculnya titik api baru. Peralatan pendukung penanganan karhutla juga disiapkan, termasuk personel yang terus berjaga di area rawan,” ujar Wahyu di Cianjur, Rabu (12/8/2026).

Langkah taktis juga diambil Kepolisian Resor (Polres) Cianjur dengan menyiagakan hampir 700 personel yang disebar mulai dari tingkatan Polres hingga seluruh Polsek jajaran. Guna memperkuat pengamanan dan pemadaman, Polres Cianjur turut meminta dukungan personel tambahan dari Batalyon B Brimob Polda Jawa Barat.

Kapolres Cianjur, AKBP Akhmad Alexander Yuriko Hadi, menekankan bahwa fokus utama penanganan saat ini bertumpu pada upaya preemtif dan preventif, bukan sekadar respons saat api sudah membesar.

“Yang kita harapkan adalah upaya pencegahan dapat berjalan optimal sehingga personel tidak perlu melakukan pemadaman skala besar. Mengingat prediksi El Nino kali ini cukup berat dan berlangsung lama, langkah pencegahan menjadi harga mati,” tegas Alexander.

Selain memetakan wilayah rawan, jajaran kepolisian dan tim gabungan mulai mendistribusikan peralatan pemadam tradisional yang dimodifikasi, seperti gepyok berbahan rotan, guna mengatasi medan sulit yang tidak terjangkau armada kendaraan.

Pengadaan dan penyediaan sarana pendukung penanganan karhutla tersebut akan terus ditambah secara bertahap seiring dinamika di lapangan.

Pemkab Cianjur bersama unsur Forkopimda mengimbau seluruh lapisan masyarakat, relawan, dan pemangku kepentingan untuk memperkuat sinergi serta menghindari segala bentuk aktivitas memicu api di area kawasan hutan demi mencegah dampak lingkungan yang lebih luas.(Red)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *