Kondisi Rumah Singgah Dinsos Cianjur Memprihatinkan, Pemkab Janjikan Pembenahan

Berita, Cianjur38 Dilihat
banner 468x60

detakpublik,CIANJUR — Pemerintah Kabupaten Cianjur berencana membenahi fasilitas rumah singgah milik Dinas Sosial (Dinsos) yang dinilai sudah tidak layak untuk penanganan pelayanan sosial. Langkah ini diambil usai Bupati Cianjur Mohammad Wahyu Ferdian meninjau langsung kondisi bangunan yang menampung warga terlantar, orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), hingga warga tanpa identitas tersebut.

Kepala Dinsos Kabupaten Cianjur, Tedy Artiawan, menyebut prioritas utama pembenahan adalah pemisahan ruang penampungan berdasarkan kategori kondisi warga. Selama ini, seluruh warga yang terjaring operasi penanganan sosial disatukan dalam fasilitas yang sama akibat keterbatasan kapasitas.

banner 336x280

“Hasil kunjungan Bapak Bupati langsung direspons untuk pembangunan rumah singgah yang layak. Targetnya ada pemisahan antara ODGJ, warga terlantar, dan orang tanpa identitas, tidak lagi disatukan,” ujar Tedy, Selasa (22/9/2026).

Tedy menjelaskan, keterbatasan ruang penampungan kerap memicu kendala operasional, terlebih arus masuk warga yang membutuhkan penanganan cukup tinggi. Berdasarkan prosedur operasional standar (SOP), warga hasil penjaringan Satpol PP ditampung sementara di Dinsos selama tiga hari. Dalam sehari, Dinsos bisa menerima lebih dari lima orang.

Meski sejumlah sarana penunjang di kantor Dinsos—seperti pagar komplotan yang miring—juga membutuhkan perbaikan, Tedy menegaskan pihaknya mendahulukan pembenahan rumah singgah demi menjamin pelayanan publik yang lebih manusiawi.

Rencana pembenahan ini mendapat dukungan dari kalangan legislatif. Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Cianjur, Diki Ismail, menilai kondisi rumah singgah dan fasilitas rehabilitasi Dinsos saat ini memprihatinkan dan tidak menunjang pemulihan.

“Kondisinya sudah jauh dari kata layak. Jangankan untuk rehabilitasi orang sakit, orang sehat pun bisa ikut sakit kalau melihat situasinya,” tegas Diki.

Diki memastikan DPRD Cianjur akan mendorong penambahan alokasi anggaran pada pembahasan mendatangi. Menurutnya, pembenahan infrastruktur mendesak dilakukan agar kinerja pelayanan sosial Pemkab Cianjur dapat berjalan maksimal.(DJ)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *