Musim Kemarau Panjang, DLH Cianjur Perketat Pemantauan Kualitas Udara

Berita, Cianjur42 Dilihat
banner 468x60

detakpublik, CIANJUR — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur mengintensifkan pemantauan Indeks Kualitas Udara (IKU) di delapan titik strategis. Langkah ini diambil guna memitigasi risiko lonjakan polusi asap akibat maraknya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dipicu musim kemarau panjang di Jawa Barat.

Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran dan Kerusakan Lingkungan Hidup (PPKLH) DLH Kabupaten Cianjur, Evi Hidayah, menyatakan bahwa meski pengukuran IKU merupakan agenda rutin semesteran, eskalasi karhutla menuntut pengawasan lebih ketat demi memastikan parameter pencemaran tetap berada di bawah ambang batas baku mutu.

banner 336x280

“Hasil pemantauan sementara menunjukkan kualitas udara di Cianjur secara umum masih kategori aman. Namun, pengukuran intensif dan komprehensif tetap wajib dilakukan untuk memperoleh data aktual yang valid dari lapangan,” kata Evi di Cianjur, Rabu (30/9/2026).

Guna mengoptimalkan pengujian, DLH Cianjur membagi pemantauan ke dalam dua skema kerja sama lintas instansi:

– Kemutakhiran Data Kementerian Lingkungan Hidup: Mencakup empat titik padat aktivitas dan transportasi, yakni Ruas Jalan Raya Bandung (area Inspektorat), permukiman Gang Bakti (Desa Sirnagalih, Cilaku), kawasan industri Jalan Perintis Kemerdekaan (Jebrod), dan Terminal Tipe B Pasirhayam.

– Kemitraan DLH Provinsi Jawa Barat: Menjangkau empat titik pusat pemerintahan, pemukiman, dan industri besar, meliputi Kompleks Pemkab Cianjur, Perumahan Pesona Cianjur Indah, pabrik PT Aurora World di Sukaluyu, serta area Kantor Dinas Perhubungan Cianjur.

Seluruh sampel pengujian udara saat ini tengah menjalani analisis laboratorium oleh pihak kementerian dan laboratorium rujukan provinsi. Hasil pengujian laboratorium tersebut dijadwalkan terbit secara resmi pada November atau Desember 2026 sebagai acuan evaluasi kebijakan lingkungan daerah.(DJ)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *