BAZNAS Cianjur Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Bidik Penghimpunan Zakat Rp21 Miliar

Berita, Cianjur15 Dilihat
banner 468x60

detakpublik, CIANJUR — Pimpinan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Cianjur periode 2026–2031 resmi dilantik di Pacaniti Pendopo Cianjur, Jumat (25/9/2026).

Kepengurusan baru tersebut menargetkan penguatan tata kelola zakat, infak, dan sedekah sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga pengelola zakat.

banner 336x280

Ketua BAZNAS Kabupaten Cianjur periode 2026–2031, Ustad Deni Saeful Rohman, mengatakan kepengurusan yang dipimpinnya akandibatasi oleh pagar syariat agama Islam. Aman regulasi, di situ ada undang-undang, peraturan menteri agama, perbup, dan lain sebagainya.

Tidak bisa keluar dari itu semua,” ujar Deni seusai pelantikan.

Ia menegaskan aspek administrasi juga menjadi bagian penting dalam pengelolaan zakat, mulai dari penghimpunan, pendistribusian, hingga pelaporan dan pertanggungjawaban kepada masyarakat.

Sementara prinsip aman NKRI, kata Deni, diwujudkan melalui penguatan sinergi dengan berbagai unsur masyarakat untuk mendukung pengelolaan zakat yang terintegrasi.

“Yang selanjutnya aman NKRI, kita bangun sinergi dengan semua komponen masyarakat,” katanya.

Dalam periode kepengurusan lima tahun ke depan, BAZNAS Cianjur menargetkan penghimpunan zakat sekitar Rp21 miliar. Target tersebut mengacu pada arahan BAZNAS Pusat dan akan ditempuh melalui penguatan kepercayaan publik serta konsolidasi kelembagaan.

“Untuk Cianjur, insya Allah Rp21 miliar kita usahakan sekuat tenaga. Bagaimana caranya kita bangun trust atau kepercayaan publik, lalu kita menyusun konsolidasi internal,” ucapnya.

Konsolidasi tersebut tidak hanya dilakukan di tingkat BAZNAS kabupaten, tetapi juga diarahkan hingga tingkat kecamatan dan desa. Bahkan, BAZNAS membuka ruang sinergi dengan Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) serta unsur masyarakat di tingkat RT dan RW.

Menurut Deni, perluasan jejaring tersebut diharapkan dapat memperkuat penghimpunan sekaligus memastikan pengelolaan zakat berjalan lebih dekat dengan masyarakat.

Pelantikan pimpinan BAZNAS Cianjur turut dihadiri Ketua BAZNAS Jawa Barat, Bupati dan Wakil Bupati Cianjur, unsur TNI dan Polri, Ketua serta Sekretaris MUI Kabupaten Cianjur, jajaran pengurus BAZNAS, tokoh agama, serta unsur masyarakat.

Kepengurusan periode 2026–2031 diharapkan tidak hanya berorientasi pada peningkatan jumlah penghimpunan, tetapi juga memperkuat tata kelola, transparansi, akuntabilitas, serta sinergi dalam pendistribusian zakat kepada masyarakat yang berhak menerima.

Dengan demikian, target penghimpunan Rp21 miliar menjadi salah satu agenda utama BAZNAS Cianjur dalam lima tahun mendatang, seiring upaya membangun kepercayaan publik melalui pengelolaan zakat yang sesuai syariat dan ketentuan peraturan perundang-undangan.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *