Hadapi Kemarau, Damkar Cianjur Minta Warga Hindari Aktivitas Pemicu Kebakaran

Berita, Cianjur51 Dilihat
banner 468x60

detakpublik, CIANJUR – Dinas Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpol PP dan Damkar) Kabupaten Cianjur mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang meningkat seiring memasuki musim kemarau. Cuaca panas, vegetasi yang mengering, serta kelalaian manusia dinilai menjadi faktor utama yang memicu terjadinya kebakaran di kawasan permukiman maupun lahan terbuka.

Kepala Satpol PP dan Damkar Kabupaten Cianjur, Djoko Purnomo, melalui Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, Mochamad Roni Setiawan, mengatakan salah satu penyebab kebakaran yang masih kerap ditemukan adalah kebiasaan membuang puntung rokok sembarangan. Dalam kondisi rumput dan ilalang yang mengering, bara api sekecil apa pun dapat memicu kebakaran yang cepat meluas.

banner 336x280

“Hindari merokok di sembarang tempat. Pastikan puntung rokok benar-benar padam sebelum dibuang ke tempat sampah, dan jangan sekali-kali membuangnya ke lahan yang dipenuhi rumput kering,” ujar Roni, Senin (20/7/2026).

Ia mengimbau masyarakat tidak merokok di atas kasur, di sekitar tumpukan sampah, maupun di area yang dipenuhi rumput atau ilalang kering. Lokasi-lokasi tersebut memiliki tingkat kerawanan tinggi karena api dapat dengan mudah menyambar material yang mudah terbakar.

Selain puntung rokok, Damkar Cianjur juga menyoroti kebiasaan membakar sampah di pekarangan rumah maupun lahan kosong yang masih sering dilakukan masyarakat. Pada musim kemarau, embusan angin dapat mempercepat penyebaran api sehingga sulit dikendalikan dan berpotensi menimbulkan kebakaran dalam skala lebih luas.

Apabila pembakaran sampah tidak dapat dihindari, masyarakat diminta memastikan lokasi pembakaran berada jauh dari bangunan dan material yang mudah terbakar. Warga juga diimbau membersihkan rumput serta ilalang di sekitar titik api dan melakukan pengawasan hingga api benar-benar padam sebelum ditinggalkan.

Menurut Roni, pencegahan merupakan langkah paling efektif untuk menekan angka kejadian kebakaran selama musim kemarau. Karena itu, upaya mitigasi harus dimulai dari lingkungan rumah tangga melalui peningkatan disiplin dan kepedulian terhadap penggunaan sumber api.

“Pencegahan adalah tanggung jawab bersama. Dengan meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas yang berpotensi memicu api, risiko kebakaran yang mengakibatkan kerugian harta benda maupun korban jiwa dapat diminimalkan,” katanya.

Satpol PP dan Damkar berharap masyarakat berperan aktif menjaga keselamatan lingkungan dengan mematuhi imbauan tersebut, sehingga potensi kebakaran di wilayah Kabupaten Cianjur selama musim kemarau dapat ditekan semaksimal mungkin

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *